Ribuan Personel GP Ansor dan Banser di Kendal Bersihkan Masjid

Home / Berita / Ribuan Personel GP Ansor dan Banser di Kendal Bersihkan Masjid
Ribuan Personel GP Ansor dan Banser di Kendal Bersihkan Masjid Dari kiri: Ketua Baznas Kendal KH Muhammad Ubadillah, Ketua PC GP Ansor NU Kendal Misbachul Munir saat serah terima bantuan cairan disinfektan oleh Sekda Kendal Mohammad Toha di Kendal, Sabtu (28/3/2020). (FOTO: Istimewa)

TIMESKAPUAS, JAKARTA – PC GP Ansor Kendal mengerahkan ribuan personel untuk menyemprot masjid. Sebanyak 8.020 personel terdiri dari pasukan GP Ansor dan Banser diterjunkan untuk melakukan pembersihan terhadap 802 masjid di Kendal.

“Setiap masjid kami turunkan minimal 10 personel. Jadi rata-rata untuk 802 seluruh masjid di Kendal ada 8.020 personel kami kerahkan. Yakni untuk membersihkan dan melakukan penyemprotan cairan disinfektan,” kata PC GP Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Kendal, Misbachul Munir, Sabtu (28/3/2020).

Program pembersihan masjid ini merupakan program Baznas Kendal dan Pemkab Kendal yang didukung GP Ansor Knedal sebagai pelaksana di lapangan. Tujuannya adalah untuk upaya menangkal penularan virus corona yang saat ini mewabah. 

Dikatakannya, jika ibadah di masjid maupun musala menurutnya di Kendal masih diperbolehkan. Sebab sampai dengan saat ini, Kendal saat ini masih wilayah kuning. Yakni belum ada warga yang terpapar positif Covid-19

“Untuk wilayah Kendal sesuai fatwa MUI masih diperbolehkan. Kecuali untuk wilayah  dalam zona merah (sudah terpapar virus corona) maka memang dianjurkan untuk salat di rumah masing-masing,” tuturnya.

Meski begitu, ia mengimbau kepada  warga untuk salat jamah dilakukan sesuai anjuran dari pemerintah. Yakni menjaga jarak, tidak bersalam-salaman dan langsung pulang begitu selesai salat. 

Sebagai Ketua PC GP Ansor, ia juga telah memerintahkan kepada pengurus Ansor dan Banser di tingkatan kecamatan sampai desa untuk ikut mensosialisasikan bahaya virus corona kepada masyarakat.

“Selain itu aktif mengawasi kegiatan masyarakat. Yakni mengedukasi masyarakat agar sementara waktu ini jangan menggelar kegiatan yang sifatnya mendatangkan massa,” katanya.

Baik itu kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Jika ada yang melihat adanya kegiatan, agar personel Ansor dan Banser melapor kepada aparat desa setempat maupun pihak kepolisian. Sehingga bisa segera dibubarkan.

“Bahkan dari Ansor dan Banser saat ini juga seluruh kegiatan berpotensi terjadi kerumunan, maka kami minta untuk ditunda terlebih dahulu,” tandasnya.

Ketua Baznas Kendal, KH Muhammad Ubadillah mengatakan tujuan dari kegiatan bersih-bersih masjid untuk memberikan rasa aman pada jamaah. Semua karpet yang sebelumnya digelar di ruang utama masjid digulung untuk dilakukan penyemprotan. 

“Area yang disemprot terutama area parkir, kamar mandi, juga tiang-tiang masjid maupun bagian dalam bangunan masjid itu sendiri,” katanya. 

Baznas Kendal telah mengeluarkan anggaran sebesar Rp 350 juta untuk penyemprotan, pemberian cairan disinfektan, hand sanitizer, di semua masjid. Setidaknya ada 4 drum cairan disinfektan dengan pembagian 5-10 liter sudah didistribusikan pada seluruh masjid. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com